Dia hilang entah kemana, hingga waktu perayaan akan dimulai tidak kutemukan dia lagi. Tiba-tiba bel rumahku berdering. Bokep jilbab Lirikan iri terlihat di wajahku. Hanya bermodal undangan di email yang kuterima 2 hari sebelumnya aku datang dan ikut bergabung. Biarpun dia di depan dan aku duduk di belakang tapi aku merasa kalo dia pun bisa melihatku dengan jelas. Tidakk, dalam hati aku tidak ingin menjauhi pemuda itu. Baru datang ke Jerman?”
Aku hanya menjawab dengan senyum simpul. Dengan perasaan heran aku melangkah ke depan dan melihat Arry berdiri d idepan rumah seorang diri. Dia pun melanjutkan lagi,
“Gue Arry, loe siapa namanya?”
Pada saat itu teman-teman yang lain sudah datang mendekati kami, hingga kesempatan itu pun hilang. Mama ikut meminjamkan gaun yang langsung kutolak. Tapi di matanya aku bisa menangkap pesan dari Arry, dia menunjuk teras yang terbuka.




















