2.. oooggghh.. Bokep barat Pahaku sengaja kulebarkan, hal ini membuat Sang Kapten bertambah buas dan liar, diseruputnya klitorisku.“Ooohh.. Dgn bekal uang Rp 75.000 dan tiket kelas Ekonomi hasil hutang papaku di kantor, aku akhirnya meninggalkan desa tercinta di Kawanua.Dari desa aku menuju pelabuhan Bitung, aku harus sdh sampai di pelabuhan sebelum pukul 18:00 karena KM Ciremai jurusan Tanjung Priok berangkat jam 19:00 WIT, waktu 1 jam tentu cukup utk mencari tempat yg nyaman.Karena tiketku tdk mencantumkan nomor seat, maklum kelas ekonomi, aku berharap mendapat lapak utk menggelar tikar ukuran badanku. geli..”Sejurus kemudian lidahnya dijulurkan dan menyapu permukaan bibir meqiku. ini orangnya, berani-beraninya kamu naik kapal tanpa tiket,” kata sang atasan tadi.“Tiketku hilang bersama pakaianku yg ada di tas, saya tdk bohong Pak, tas saya benar-benar hilang..”“Bah itu sih alasan klasik Non, sdh ratusan orang yg minta dikasihani dgn membuat alasan itu.” ucapnya lagi.“Kalau Bapak tdk percaya ya sdh,




















