Tubuhnya setengah rebah dengan kepala berada di sandaran tangan sofa, sementara kulihat tangannya meremasi payudaranya sendiri Mba Astrid mengerang panjang dengan menggoyang-goyangkan kepalanya yang mendongak ketika lubang pusarnya kukorek-korek mesra dengan lidahku tubuhnya menggeliat erotis sekali, rupanya disitu adalah salah satu daerah sensitifnya” Owww Biimmoo jangaaan aku ga mauu” bisiknya sambil tangannya menahan daguku ketika kukecupi gundukan kemaluannya dari balik celana G Stringnya yang sudah tampak bercak basah” Kenapa mbak..?” tanyaku lembut..” Ssssshh aku belum.. Bokep hot ampuuuunn nikmaaaaat bangeeettt” mba Astrid merintih-rintih dengan suara seperti orang mau menangis pinggulnya bergerak-gerak merespon ulah lidah dan bibirku di selangkangannya” Ooowwh Biiimmm sudaaaaahhhh aku ga tahaaaaan” Suara mba Astrid semakin memilukan Tiba-tiba tubuh mba Astrid bangkit dan mendorong lembut tubuhku yang tengah bersimpuh di karpet tebal kuikuti saja sehingga tubuhku telentang di karpet sedangkan tubuh mba Astrid mengikuti arah rebah tubuhku sehingga tubuhku kini ditindihnya.




















