“Sudah ga’ usah nangis, aku ga’ akan bilang siapa-siapa lagian kamu juga sudah ga’ perawan…jadi apa bedanya” aku pun berbicara seenaknya serasa sudah menang. Bokep crot Dan acara pun dimulai, tamu-tamu berangsur-angsur habis yang datang. “Pulang!!!” bentak Linda. Barang-barang disini sangat masih bisa dipakai hanya karena bentuknya sudah kurang up to date makanya diskotik ini membuangnya dan menggantinya dengan yang model baru. Jalannya agak sempoyongan, kelihatannya habis dugem nich cewek dan sedikit mabuk dan aku pun berinisiatif untuk membantunya.“Malam mba’, bisa saya bantu?” tanyaku dengan sopan. (Anto’ adalah temanku yang menawari pekerjaan kepadaku sebagai sekuriti, dia bekerja sebagai bartender, terkadang aku mendapatkan minuman gratis dari dia). Riko : “Ide bagus tuh”. kita mulai ceritanya di berikut ini.Berawal di hari Rabu (Ladies Free) Banyak cewek-cewek pastinya, aku kebetulan bertugas di pintu bawah bersama temanku Rendy. Diskotik ini terdapat 2 pintu masuk, pintu masuk atas dan pintu masuk bawah.




















