Biarpun dia di depan dan aku duduk di belakang tapi aku merasa kalo dia pun bisa melihatku dengan jelas. Dia menjulurkan tangan kanannya sambil tersenyum,
“gue Arry, baru sekarang bisa resmi kenalan, elo siapa?”.Kubalas juluran tangannya sambil menyebutkan namaku. Bokep STW Semakin hari semakin aku merasa Arry adalah orang yang tepat untukku, dan tiba saatnya aku merasa harus menceritakan semua masa laluku kepadanya.Aku ini aib, aku ini pendosa tapi aku tidak membutuhkan belas kasihan. Aku pulang dengan membawa janji dan harapan kecil.Hari pertama tahun 2001, dingin dan sepi. Hanya 5 hari setelah dia datang ke rumahku dia sudah berani mengucapkan kata cinta, yang saat itu sudah hambar di bayanganku. Dia pun sedikit malu setelah mengetahui bahwa aku sudah 2 tahun lebih tua. Tiba-tiba aku kehilangan bayangannya. Aku seorang diri di rumah setelah sehari sebelumnya merayakan pergantian tahun baru bersama teman-teman di dekat rumah.




















