Masih aku rasakan. Baru saja menggagahiku… aku mau digagahi. Bokep Bawa ke tempat cucian, masukkan ke ember untuk direndam semalam. Aku ingin mencengkram dan tdk melepaskan penis yg masuk dan keluar dengan cepat. Rasanya asin gurih, penis itu terasa lembut kenyal di mulutku. Ggrraaahhhhh….. Bagi lelaki ini, semuanya kuberikan. Kurasakan nafas hangat di pipiku.Bibir hangat mencium pipiku, mencium air mataku. Memuaskan laki-laki. Aku mau jadi budaknya… menjadi yg lain pun, aku bersedia. Hatiku makin muram…Setelah membereskan kamar, aku mulai membersihkan rumah. Ia terus bangkit berdiri. Konon, budak tdk boleh banyak bersuara, bukan? “Kok sekarang jadi terus menerus manggil tuan…?” Aku tertunduk.Terdiam. Apapun juga, asalkan Tuanku suka. Saya juga enak dan nikmat. Bagaimana bisa baru pertama, kalau kemarin sudah sehebat itu?“Tdk pernah. Keluar lagi. Mengambil hatiku. Aku tersenyum, menyambutnya di hari yg baru.“Met pagi, tuan…”
“Met pagi…”
“Sarapan?”
“Ehm… ada kamu kan?”
“Kok ada saya?”
“Iya, saya mau sarapan kamu”
“Hihihi….




















