Tubuhku gemetar dan lututku lemas. Aku merasakan ada sesuatu yang meledak di dalam perut bagian bawahku. Bokep Kepala Mbak Ningsih bergoyang-goyang sambil terus mengerang. Untuk menambah biaya karena tidak ingin terlalu memberatkan Mbak Ningsih aku terjun ke dunia pelacuran. Benar.. Mbak Ningsih semakin keras mengerang dan tubuhnya kulihat melonjak-lonjak saat kulihat wajah Pakdhe menggesek-gesek bagian selangkangan Mbak Ningsih. Sejak saat itulah aku mendapatkan orangtua baru, yaitu Budhe Harti dan Pakdhe Mitro (samaran).[Aku Harus Kehilangan Lagi]Aku menjadi limpahan kasih sayang Budhe dan Pakdhe. Lidahku didorong dorong dan digelitik. Sebut saja namaku Santi (Samaran). Lalu Pakdhe membalikkan tubuhnya menghadapku. Mulutnya menggeram dahsyat dan pantatnya menekan kuat-kuat menghunjamkan pistol gombyoknya ke dalam jepitan lubang kemaluanku. Dinding-dinding lubang kemaluanka serasa dikilik-kilik. Bibir Pakdhe Mitro dengan rakusnya mulai melumat bibirku sambil mendorong pantatnya hingga batang kemaluannya semakin melesak ke dalam jepitan bibir kemaluanku.Aku masih duduk di bibir bak mandi sementara Pakdhe Mitro




















