“I.. Tiba-tiba ia menggigit tanganku yang kugunakan untuk meremas susunya. Bokepindo Pertama kuangkat ia dan kududukkan di pangkuanku sambil kunaik-turunkan pinggulnya. Ai Ling hanya bisa menangis sesenggukan tanpa melawan lagi, sudah pasrah rupanya.15 menit, aku belum juga ejakulasi, kubalik tubuhnya hingga menungging dan tanpa basa-basi kutembus anusnya langsung sampai sedalam-dalamnya dengan batang kemaluanku yang 18 cm itu. Ia kembali merintih mohon ampun dan mengeluh kesakitan di kemaluannya.Kucabut batang kemaluanku dan kulihat kemaluannya, ternyata agak bengkak kemerahan. Kebetulan tempat parkir kampusku sepi karena waktu itu sudah sore sekali, jam 6:00. Lama-lama tenaganya melemah dan tiba-tiba ia mengejang, kedua kakinya melingkari punggungku.Kurasakan kemaluannya telah basah, rupanya pompaanku yang ganas dan ukuran kemaluanku telah membuatnya orgasme walau ia berusaha menolaknya.










