” Dek, aku punya hadiah untuk mu” kataku sambil menyodorkan bungkusan kado berwana biru. “Pa… sarapan sama Farhan ya, mama ada meeting pagi-pagi, nggak sempet sarapan. Bokep jepang Bangun tidur tidak kulihat Rosa disampingku. Kita memang saudara kembar, namanya Bimo, dia lebih tua 10 menit dariku, sehingga antara kami berdua tidak ada yang memanggil kakak atau adik melainkan langsung dengan nama kami masing-masing.“Begitulah Bim, masalah berat yang sedang aku hadapi”Kening Bimo langsung berkerut pertanda sedang berfikir setalah mendengarkan panjang lebar curhatku, tidak lupa usulan teman-temanku Rudi dan Rio aku sampaikan kepadanya.Bimo telah menikah juga dan baru dikaruniai 1 orang anak. “Mandi saja dek, tadi di kantor aku sudah makan”,Aku terpaksa berbohong, meski sebenarnya aku belum makan, pemandangan lusuh yang ada di mataku telah merusak selera makanku.Sementara di kantor, rekan-rekan wanitaku tampilannya modis dan wangi namun di rumah wanita yang menyambutku berbeda bagai langit dan bumi.




















