Tidurku pasti nyenyak malam ini. Bokep crot Dia menahan tanganku.“Jangan … ”Aku nekat.“Jangan …” Ok. Aku melirik sedikit ke arah dia. Mungkin 5 menit, mungkin kurang dari itu. Sialan. Jantungku berdebar sangat keras.“Buka,” bisikku lirih. Aku membayangkan bentuknya. Kemungkinan ada di pangkuan si bapak. Pelan dan sedikit menekan. Dia tidak menolak. Eee, kurang ajar. ada orang mau ke toilet. Tangan dia sepertinya cerdas, kembali mencari sasarannya yang tadi lepas. Mulus tak bercela. Kemudian melihat suaminya yang tersenyum mengangguk kepadaku di seberang kursi kami, menggendong anak yang kira-kira berusia 5 tahun.“Aduh, bu, maaf, bukannya saya tidak mau, cuman memang saya sengaja memilih tempat di bawah AC ini bu. Luar biasa …,” bisiknya, memandang kepadaku. Kalau saja ….Aku memandang ke samping.





















