ngomong-ngomong situ baru sekali ya potong di sini?” sambungnya sambil tetap memotong rambut.“Iya.. Bokep barat Aku tak mampu lagi melihat ke bawah. Aku pun menuju ke arah yang ditentukan. Menjilat, menghisap, naik turun. Dibukalah celana panjangku dengan tangan kirinya, seperti ia agak kesulitan pada saat ingin membuka ikat pinggangku sebab dia hanya menggunakan satu tangan. Sambil tetap mengulum, tangan kanannya bergerak menyentuh tanganku, ia tarik baju ketatnya dari selipan celana panjangnya. “Kamu luar biasa, Tel,” bisikku sambil menggeleng-gelengkan kepala terkagum-kagum oleh kehebatannya. Semakin lama gerakannya makin cepat. Seperti halnya salon-salon biasa, suasana salon ini normal tidak ada yang luar biasa dari tata ruangnya serta kegiatannya. Sejenak kukeluarkan jariku dari dalam. Secara otomatis batang kemaluanku pun mengeras. boleh nggak aku ‘sun’ kamu, bukti bahwa aku nggak main-main sama omonganku yang barusan?” tanyanya. Tangan kirinya mulai mengelus-elus badanku dan mengarah ke bawah.




















