Pelan-pelan pula, badanku kuhadapkan ke arahnya dan kutaruh tangan kiriku di pinggangnya, lalu wajahku mulai mendekati wajahnya.Aku mulai bisa merasakan nafasnya yang semakin cepat dan tidak beraturan. Mitha masih tetap dengan stylenya, kadang menarikan pinggulnya pelan-pelan, lalu cepat, pelan lagi.“Ahh.., Ahh.., Ahh..”, Mas Mahen memaju-mundurkan badannya pelan-pelan sedangkan Mitha asyik menggoyang-goyangkan pinggulnya dengan tempo yang tidak beraturan. Bokep STW Mas Mahen asyik ngobrol dengan Mitha, sedangkan Rikha yang kelihatannya dicuekin mulai kuajak ngobrol.Ternyata Rikha ini masih SMU kelas 2. Kuhisap-hisap dan kujilati bagian dalam lubangnya. Aku tidak percaya ah.., Kamu kan cantik.., pasti banyak cowok yang ngelirik kamu..”Rupanya dia agak GR juga dengan pujianku, lalu sambil ketawa lirih dia cuma bilang, “Ah kamu..”.“Iya bener lhoh..”Dia diam sebentar, lalu dia menoleh ke arahku, dan mulai memandangku. lalu perlahan-lahan kucium bibirnya yang lembut itu. Aku tidak percaya ah.., Kamu kan cantik.., pasti banyak cowok yang ngelirik kamu..”Rupanya dia agak GR




















