Petakan ini memang kebanyakan dihuni oleh sesama pedagang dipasar.Tidak berapa lama warno tiba dipetakan Nani, suasana petakan sepi karena jam segini sekitar jam 9 sampai jam 11 kebanyakan penghuni pergi ke pasar induk kramat jati untuk membeli barang dagangan. Bokep arab Narni…Narni….Narni kembali terdengan suara panggilan dengan logat Batak yang kental, keduanya terbangun Nani tersentak begitu juga dengan warno.Setelah berulang kali barulah Nani bangun membuka pintu petakan tempat tinggalnya, dengan pakaian sekenanya, yaitu kain jarik panjang yang biasa digunakan untuk membawa dagangannya, rupanya si Butet yang datang hendak menagih uang cicilan yang harian utang Nani kepadanya. warno tidak pernah membayangkan kalau payudara Nani begitu indahnya besar, putih dan masih seperti orang belum bersuami, mungkin karena jarang disentuh oleh suaminyaMereka berdua terkesima, warno terbelalak menyaksikan pemandangan tersebut sedangkan Nani hanya diam seribu basa karena tidak tau apa yang harus dilakukannya.Tiba-tiba kedua mata mereka saling bertemu satu dengan yang lainnya,




















