Semoga Chandra bisa segera berejakulasi sehingga aku tidak perlu menyepongnya.Sekitar lima belas menit, Chandra belum juga berejakulasi. Bokep colmek Aku tidak mungkin melayani pria cabul ini. “Ayo lepas semua!”, perintahnya memintaku membuka pakaianku. Aku tidak punya pilihan lain, aku coba melihat sekitar, kamar Chandra tertutup rapat.“Tenang aja, rahasia lu bakal gue jaga baik-baik…”, kata Chandra sambil membuka resleting celananya dan mengeluarkan penisnya. Hidupku hancur, aku merasa diriku benar-benar ternoda, aku galau, aku bingung harus berbuat apa. Candra sudah mulai mengarahkan penisnya ke vaginaku, tentu saja aku ketakutan, aku mencoba melawan. Air mataku terus mengalir. “Eits, tunggu dulu… Justru itu yang mau gue bicarakan denganmu…”, katanya coba menahanku.Aku sedikit bingung, ia bergegas mengambil laptopnya lalu dinyalakan, “Aku mau upload video, makanya aku mau minta ijin kamu dulu…”, katanya semakin membuatku tambah bingung.




















