Tampak muka Marlena mulai memerah karena malu, tapi penasaran. Marlenapun menurunkan daster mininya sambil mengusapkannya ke selangkangannya yang belepotan dengan air maniku, lalu dipakainya kembali celana dalamnya yang kulepas tadi. film porno “Udah nggak apa-apa….kan nggak ada siapa-siapa..!” aku menenangkannya. Tiba-tiba terasa dorongan hebat pada batang kontolku seakan sebuah gunung yang akan memuntahkan lahar panasnya. Waw nikmatnya, kontolku terjepit di sela-sela selangkangan Marlena. “Kamu nggak marahkan kalau besok-besok aku pengen seperti ini lagi..?” pintaku pada Marlena. Wow..seperti bidadari Marlena memakai daster kecilnya yang bertali satu, jantungku berdegup kencang seakan tidak percaya akan pemandangan itu. Wow..seperti bidadari Marlena memakai daster kecilnya yang bertali satu, jantungku berdegup kencang seakan tidak percaya akan pemandangan itu. “Ya udah aku buka ya…..?” ungkapku sambil menurunkan celana pendekku pelan-pelan. Sementara Marlena menungguku dengan sedikit salah tingkah di kamar itu.




















