Aku masukkan jari-jariku untuk menjepit keluar satu kondom yang bisa kuraih. Aku membayangkan isinya yang kental. Bokep colmek Tangan yang memegang kondom ini bergetar. Jiwa terbang meretas khayal.. Ataukah sudah sadar? Aku perhatikan betapa kaki Oom Bonny yang bersih dengan bulu-bulu halusnya berkeringat saat memekai sepatu itu. Salahkah aku?Begitulah hari-hariku telah berjalan sesuai apa yang seharusnya berjalan. Mungkin sepanjang 12 atau 13 cm dengan ujung bawah membentuk seperti dot bayi.Kulihat air mani Oom Bonny ngumpul mengendap nge-gelantung pada dot itu. Aku tak pernah mengalaminya lagi.Berhari-hari sesudahnya, kemudian berminggu-minggu berikutnya, bahkan kemudian berbulan-bulan dan seterusnya, setiap hari aku mengulangi apa yang kulakukan pada hari itu. Tidak jarang sepanjang mencuci celana dalam Oom Bonny atau milik Tante Indri kujadikan masker. Hhh..Aku tak tahu lagi. Aku perhatikan betapa kaki Oom Bonny yang bersih dengan bulu-bulu halusnya berkeringat saat memekai sepatu itu.


















