. Sekitar 19.00 bel “adalah saat2 yang ditunggu” mengatakan bathinku, segera aku membuka pintu gerbang dan kembali aku membeku., Dea ternyata berpakaian lebih seksi lagi malam ini, dia memakai kemeja ketat, tanpa lengan merah, dan celana pendek merah pula, kontras dengan putih mulus warna kulit, setiap pertemuan tampaknya lebih indah hehehe aja, “OEE .. Bokep colmek tangannya mencengkeram pinggiran kursi segera, dan torpedoku mulai perlahan-lahan menekan -lahan tarik, sehingga lubang siap untuk ditembus agak membesar, mengingat vagina kecil dan lucu, terus perlahan-lahan ditarik torpedoku mengulur-ulur, feminitas cairan semakin berat dan permukaan semakin licin, kali ini torpedoku kulesatkan, menekan keras torpedoku dengan memukul, “ouuuuuuuch..mas sakit” teriaknya ketika torpedoku sudah masuk di liang, saya sengaja membiarkan irama lakukan setelah rasa sakit tidak terlalu “sabar sayang ..




















