Mbak Siti menuruti. Bokepindo Hatiku langsungkebat-kebit. Sepertinya terjadi perdebatan kecil di situ. Akhirnya dia pergi meninggalkan kami hari itu. Sementara tangan yg satunya mencengram kain seprey. Sempat aku hampir dikuasai secara penuh oleh gairahku. Gelii itu…! Lalu kulihat cairan putih meluber dari sela-sela kemaluan mereka berdua.Aku tak mampu menonton adegan itu lebih lama lagi. Aku mengganggap mbak Siti telah salah melakukan hal ini. Tapi dia bukanlah type seorang suami apalagi bapak yg ideal bagi sebuah keluarga. Melihat situasi itu mbak Siti segera bertindak.“Sabaran sedikit toh kang. Ayo rebahan.” Ujar mbak Siti kepada suaminya.Mang Narko melakukan apa yg mbak Siti barusan katakan padanya. Sepertinya dia juga berharap sekali hal itu terlaksana. “Dasar cowok kota bisanya cuma ngejual tampang sama ngehambur-hamburin duit orang tua saja!“ ocehnya pada suatu sore setelah mengusir seorang cowok teman sekelasku yg mencariku.“Kang..kang! Bahkan jauh lebih nikmat ketimbang dari orgasme yg dihasilkan oleh jilatan mang




















