Batang kemaluanku pun berdiri lagi sedikit demi sedikit. Bokep rusia Mulutnya terbuka,“Aaahh… ahh… terus Rie… ahhh… ahh… ahhh… teruus… aah…” pada saat itulah kurasakan sesuatu terjadi pada tubuhku.Aku merasa batang kemaluanku menegang sekali. Ampun deh bodinya, sudah putih, mulus, bagus, langsing, tinggi, pokoknya seperti wanita model. Kuvariasikan jilatan pada klitorisnya dengan sedotan. kamu sakit?” tanyanya lagi. Dengan agak susah tanganku berusaha merayap ke sumber kehangatan itu. Sampai akhirnya,“Arriee… aakuuu… ngggaak kuu… kuuuat lagii… aaahhh.. aku masih gantung nih..” Langsung kuangkat tubuhnya ke bibir sofa dan kukangkangkan kakinya.Kuusap-usap kemaluannya yang masih memerah dan bengkak itu dengan tanganku. 5 menit… 10 menit… 15 menit… pertama kuelus tangannya, kucium-cium tangannya yang lembut itu. “Aaahh… enaknya hidup ini”. “Aahhh… aah…” dan tak lama kemudian, “Croot… croot… croot…” akhirnya kemaluanku mengeluarkan air mani, diarahkan kemaluanku menjauh dari tubuhnya.Air maniku berceceran di lantai.“Aaah… enaknya.”Kemudian kuangkat dasternya, tampaklah tubuhnya yang sudah telanjang bulat.




















