Setelah kepergian Papa dan Mamanya, kembali kita melanjuntukan obrolan yang tertunda sesaat. “Baik Om.. Bokep STW “Maksud kamu?”tanya Ananda lagi. “Ananda masih pingin ngobrol dengan Adiet nih bolehkan?” rajuknya manja. Kamu Din..!” ujarku spontan. “Sudah malam nih, ntar Papa dan Mama kamu gelisah menunggumu” terangku lagi. Suasana cafe malam itu sangat special buat diriku, karena kedatangan orang yang sering aku khayalkan setiap saat di tempat yang tidak pernah aku duga sebelumnya. Setelah kepergian Papa dan Mamanya, kembali kita melanjuntukan obrolan yang tertunda sesaat. “Lagu ini akan saya persembahkan buat pengunjung yang ada di meja nomer 5, yaitu Ananda bersama kedua orang tuanya dan semoga makan malamnya berkesan dengan hadirnya lagu ini” sahuntuku spontan.




















