Aku tidak berminat untuk mengikuti terus rombongan, karena perjalannnyanya bakal cukup jauh.Aku berdua dengan temanku yang biasa kupanggil Bode, karena bahasa daerahnya dia biasa dipanggil La Bode. Bokep tobrut Kami memisahkan diri dan kelak kami akan kembali ke tempat semula kami masuk. Tiba-tiba di memanggil namaku dan dia mengatakan ada 2 cewek, yang istilah kami “ngelawan”. Celingak-celinguk melihat sekitar, tidak ada tanda-tanda ada WC dekat situ. Kami bertanya ke sana kemari, tidak ada yang bisa memberi tahu dimana pintu keluar. Dia sangat cooperative. Jadi dia cuma main sekali saja. Mungkin dia hanya paham 3 kata, yes, no dan taxi.Si Bode memang kuakui ke pakarannya dalam memikat cewek. Aku agak yakin, karena Bode pernah menerapkan “ilmu” tebar pesona di Teheran, dan berhasil. Bode menganjurkan aku memberi 50 dolar AS, dia juga memberi jumlah yang sama ke ceweknya.










