Aku ingin berteriak, namun sekali lagi mulutku tersumbat oleh kemaluan mas Tomy. Bokep india Dalam erangan puncakku, mas Tomy memuntahkan laharnya dalam mulutku. Suamiku memang lagi nonton BF, tapi ia tidak sendirian. Dengan agak malas suamiku berusaha membuka matanya. Demikian juga kedua tamu kami. “Udah jam berapa nih say?” Ia menanyakannya dengan senyum. Perlahan aku membuka pagar dan langsung menuju halaman belakang. Ia membersihkan seluruh cairan yang ada di sana, tanpa meninggalkan bekas. Antara sadar dan tidak kurasa ada seseorang yang menarik celana dalamku dan membuka lebar kedua pahaku. Aku memang sangat bernafsu.Dalam kebingunganku, sepatu di tanganku jatuh dan mengagetkan ketiganya. Aku mulai merasa sensasi yang luar biasa ketika mbak Sally mencium dan menjilat putingku. Saya sengaja membalikkan badan dan memeluknya, namun dengan perasaan yang tak bisa dilukiskan. Kulihat suaminya dari bawah, sementara suamiku “mengerjai” mbak Sally dari atas, maksud saya dari anus mbak Sally.




















