SAmpai2, gue menelan utuh cabai rawit (padahal gue ga demen cabe). Gue pengen santai bentar di rumah tempat gue tinggal dan bersama pembantu kesayangan gue, Ine (mengapa kesayangan gue? Bokep indo live Duhh males banget gue harus ke sana, jauh, ga ada internet pula ucapku dalam hati. TolaknyaGue pun langsung beralibi Mau pinter ga? Kok ini ada tulisan semakin gede toket cewe maka dia akan semakin pintar (sebenernya ngakak sendiri liat ini tulisan)Nih toket itu dada cewe, ni bener nih. Singkat aja ceritanya ya, nanti intinya gak tersampaikan haha.Saat gue sedang menyuntikan untuk kedua kalinya, tak sengaja Ina pun masuk ke kamarku. Semalaman pun gue menulis karangan yang gila tersebut.Keesokan harinya gue pamitan ke Ina untuk pergi ke tukang fotocopy.




















