“Apa ini?”, tanyanya. Lalu ia berbaring di sofa. Bokep STW Plok…plok..plok..cplok..!!“Waan…mbak keluar lagi…AAAHHHH” Mbak Intan ambruk di atasku. ”, Ia diam. Mbak Intan mengangkat paha kirinya ke pinggangku, aku menahannya dengan tangan kananku. Dan aku menembakkan spermaku ke rahimnya, banyak sekali, sperma perjaka.Vaginanya mbak Intan mencengkramku erat sekali, aku keenakkan. Kudorong maju mundur, posisi normal ini membuatku makin keenakan.Aku menindih mbak Intan, kupeluk ia, dan aku terus menggoyang pinggulku. “Aku tahu, namun perasaanku tidak pernah berbohong mbak, saya ingin jujur bila saya cinta ama mbak”, kataku sembari memeluknya dari belakang.Lama kami terdiam. Tampak senyumnya indah hari itu.Matanya berkaca-kaca ia mencoba menahan air matanya. “Nggak perlu heran Wan, mbak juga ingin ini koq, mungkin inilah saat yang tepat”, katanya. “Kamu telah miliki pacar Wan? Aku terus bilang ke mbak Intan bahwa aku cinta dia.




















