Sebentar lagi juga aku pulang..” ujarku mencoba merebut kembali hatinya.Tidak kusangka ia malah membalas, “Ngaco.. Bokep jepang Terjemahin ya, untuk aku. Kulihat penisku seperti tenggelam dalam vaginanya.Aku hanya dapat merem melek jadinya. Menyesal juga jadinya. Sebenarnya, Ci Ana tidak rela melepaskan senjataku dari hisapan mulutnya. Kotaknya memang masih terbungkus rapih. Kadang aku muak bila Ci Ana ini sering memanggil orang dari kejauhan seperti memanggil seekor anjing. Jauh lebih hebat dari suamiku yang loyo. crot..! Ci Ana ini sudah menikah dan punya anak satu, Rachel namanya.Wanita tetanggaku ini memang orang yang bertipe mudah bergaul dan ia gampang akrab dengan siapa saja, termasuk dengan isteriku, Rini. Ia suka memandang ringan pada semua hal. Bibir kemaluannya kusingkap dengan perlahan. Entah kenapa.




















