Saya yakin mereka semua akan tutup mulut sebab takut dengan istri mereka masing-masing. Bokep hijab Ternyata mereka adalah bapak-bapak yang tinggal di komplek ini yang sedang meronda. Saya yakin mas Agus merasakan senang yang tiada tara, seperti mendapatkan rejeki nomplok. Bapak yang satunya lagi langsung setuju dan berkata, “Ya udah, kita bawa ke pos ronda aja pak Karim…” dan pak Karim pun setuju.Setibanya di sana, ternyata masih ada 3 orang lagi yang menunggu di sana, termasuk bang Parli, hansip di komplek saya. Tidak pakai basa-basi, saya masukkan alat vitalnya mas Agus ke dalam mulut saya. Saya melakukannya sambil nungging berpegangan ke pagar depan rumah saya. “Crot.. Saya melakukannya sambil nungging berpegangan ke pagar depan rumah saya. Saya yakin mereka semua akan tutup mulut sebab takut dengan istri mereka masing-masing.




















