Mau keluar nih. “Kenapa kamu”tanyaqu heran
“Anu bang…”sambil melihat kembali ke bawah. film porno Saat aqu mau turun dari tempat
tidur terdengar suara jeritan tangis anakku menuju arah pintu. “Adauuu…. Bukannya sok bangga, dia persis kayak bintang film dan artis sinetron Luna Maya.Kembali momen yg kutunggu-tunggu datang, ditambah lagi ketika itu rumah kita lagi sepi-sepinya.Istri, anak dan mertuaqu pergi arisan ke tempat keluarga almahrum mertua laki sedangkan iparku
satu lagi pas kuliah. “Lagi ke pasar Bang”jawabnya
“Emang tga di kasih tau, ya?”timpalnya lagi. Karina terjerit-jerit kesakitan sambil menekan
pantatku dgn kedua tumit kakinya, seolah kurang dalam lagi kulesakkan. “Ouuu…ahhhhh….” blessss… seluruh kemaluanku amblas di dalam goa kenikmatan milik Karina. “Maaf, Na”
“Tak apa-apa bang”Anehnya Karina tak segera menutup handuk tersebut aqu masih berada diatas tubuhnya, malahan
dia tersenyum kepadaqu. Hmmm… tadi malam abis tempur sama sang istri sampai aqu kelelahan
dan lupa memakai celana.Anehnya, Karina cuma tersenyum, bukan tersenyum malu, malah beliau menyindir
“Abis tempur ya, Bang.




















