Saya tinggal di sebuah ruko kecil, di mana saya berjualan bakmi di lantai 1. Bokep montok Aku hanya bisa berteriak kaget melihat alat-alat yang dibawa di tas itu.“Minggir sebentar,” kata si Botak. Keluarga saya hidup pas-pasan, namun syukurlah saya dikarunia dua anak perempuan yang cantik-cantik. Lalu tiba2 si Hitam memberi tamparan keras pada belahan pantat Dian yang sebelah kiri. “Jangan bergerak lo, masih bagus kita gak perkosa! Si Kumis yang daritadi hanya menonton pun mulai tergoda untuk ikut menyiksa Dian. Si Kumis lalu keluar ke tokoku, lalu kembali dengan beberapa botol minuman bersoda, lengkap dengan t,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,, “Jangan bergerak lo, masih bagus kita gak perkosa! Mereka lalu menutup pintu rapat-rapat. “AAAAAAAAH” teriak Dian sekeras-kerasnya, jauh lebih keras daripada saat dipukuli.




















