“Cuek aja Urip, kita kan ada tugas bikin outline..” Memang kebetulan aku dan Jenni satu group dengan 3 orang lainnya, tetapi tugas itu sebetulnya bisa dikerjakan besok siang. Dengan kedua jariku, kubuka vaginanya dan terlihat klitorisnya yang merah merekah. Bokep brazzers boleh aku cium?” bisikku pelan.Jenni mengangguk lemah dan tersenyum. “Terima kasih Urip, elo emang hebat..”
“iya nih, Jenn, gue minta maaf jadi telanjur begini..”“Gak Papa kok, gue juga senang..” Kami mengobrol sebentar namun tangannya masih menyentuh nyentuh batangku. Dan pada saat yang sama aku juga mencapai orgasme.,,,,,,,,,,,,,,,,,,, Usai makan nampaknya dia buru buru ingin masuk ke kamar.Jenni tidak menolak ketika aku menawarkan mengantarkannya. Aku jadi kuatir kalau suaranya sampai keluar. Wanita yang kutahu sedang stress dan sedang mencari pelarian sesaat ini harus ditenangkan. Dengan kedua jariku, kubuka vaginanya dan terlihat klitorisnya yang merah merekah. Kuhirup cairan yang meleleh di sela selanya. “Lo sendiri kok gak ngantuk sih?”
“Gimana bisa




















