Tetapi, Fahris tidak mempedulikan perkataannya, dan akhirnya, iapun melakukan seksdengan NT. “Jangan bercanda, lagipula kamu kan juga mengintip aku saat bercinta dengan SOS tadi kan di kelas” lanjut Fahris.“Kamu jangan macam-macam. XNXX Aku ini tidak pernah berbohong, jangan macam-macam kamu!” kata Fahris.“Ih.. Sampai pada akhirnya, Kantonga itu habis terbuka pada bungkusan yang kelima puluh. Karena merasa tidak sopan, maka kukembalikan lagi kepada tempatnya. “Lantas mengapa NT pada saat itu tidak kamu tolong?” tanyanya. Jangan!!” Teriakan NT keras sambil menangis tersedu-sedu. Aku melihat sekelilingku, dan ternyata, aku berada di rumah sakit. oekh..” Desahan NT turut membuatku terangsang. Akan tetapi, akupun langsung lumpuh total seketika. Seketika itu pula, bangunlah Fahris dalam keadaan segar bugar seperti tidak sehabis bercinta. ough.. Karena merasa tidak sopan, maka kukembalikan lagi kepada tempatnya. Setelah itu, Fahripun mulai melakukan penggesekan terus menerus sampai ia berhenti setelah menit kesepuluh.“Bagaimana, enak kan, mangkanya, jangan coba-coba!” kata Fahris




















