aaaagghhh… aaaaghhh… mIl… aku… nggak…kuat.. mu.. Bokep brazzers Aku membiarkannya meskipun aku merasakan kehangatan ketika kulit kami bersentuhan secara tidak sengaja sedangkan Mila masih dalam tangisnya, saat itu juga aku mendorong pelan kepalanya dan berkata ” Ya sudah aku pulang dulu.. ” Aku berhenti sejenak dan memandangi wajah Mila yang sudah dapat di lihat kalau dia sudah di penuhi oleh nafsu yang memuncak.Kemudian aku bopong tubuh Mila ke dalam kamarnya, di sana aku melihat kasur yang sudah rapi dengan bantalnya. Tanpa menunggu lama aku menciumnya saat aku sentuh bibirnya dengan kumisku dia menggelinjang sambil melingkarkan tangannya pada leherku.Kemudian aku lumat bibir Mila, begitu menderu nafas Mila terdengar di telingaku. Akupun memberikan uang yang dia pinjam itu, bahkan aku memberinya lebih dan aku bilang untuk dia beli makanan sehat.











