Kami duduk di teras, menikmati semilir angin pagi Jakarta yang masih belum terkotori debu polusi, ketika Revy memulai ucapannya, “Ryo, I’ve been thinking about us.., dan Revy tidak bisa hidup begini terus”. Kami berpelukan erat, sepertinya tidak akan pernah bertemu lagi. Bokep twitter Sempat kudengar jeritan lirih terkejutnya ketika ku memposisikan dirinya seperti itu. Beberapa kali pula kami tertangkap dating oleh teman-teman yang lain, sehingga makin meyakinkan mereka kalau kami tengah berpacaran. “Huh…ge-er…”, sahutnya cepat, “Revy cuman mau ngajakin nomat, abis lagi suntuk nih Ryo”. Tersenyum ku seorang diri mengingat betapa lucu mimik wajahnya mengagumi sosok Keanu Reeves yang menjadi tokoh dalam film tersebut, 6 tahun yang lampau sambil terus mendesakku untuk mengikuti potongan rambut Keanu yang memang tengah mewabah saat itu. Revy telah menunggu di lobby. Sejenak saya palingkan muka mencari sumber suara tersebut.




















