Betis yg indah serta bersih. Aah, aku menghembuskan nafas. XNXX Sebagai Accounting Manager, tentu selalu ada pembicaraan-pembicaraan ‘privacy’ yg lebih nyaman dilakukan di ruang kerjanya daripada di ruang rapat.Aku merasa beruntung jika dipanggil Bu Tiara untuk membahas cash flow keuangan di kursi sofa itu. Hisap Thomasoooooooooooo!”Aku tak tahu apakah rintihan Bu Tiara bisa terdengar dari luar ruang kerjanya. Pada waktu itulah aku menbisa kesempatan memansertag hingga ke pangkal pahanya.Kali ini tatapanku terbentur pada secarik kain tipis berwarna putih. Lalu aku menengadah. Telapaknya menginjak kursi. Ingin kusergap aroma itu serta menjilat kemulusannya. Aku ingin melihat erotisme di bola matamu ketika menjilat-jilat kemaluanku.”Aku menengadah untuk menatap matanya. Hmm..!”.“Jawab!”.“Suka sekali!”Pemandangan itu tak lama. Aku menengadah.“Kurang jelas, Thomas?” Aku mengangguk.Bu Tiara tersenyum nakal sambil mengusap-usap rambutku. Sayu. Thomas!” Serta ketika clitnya kujepit di antara bibirku, lalu kuhisap serta permainkan dgn ujung lidahku, Bu Tiara merintih menyebut-nyebut namaku..“Thomasssss, nikmat sekali sayg..




















