Gak bakalan sampai keterusan” Jawabku menenangkan hatinya. Dia diam tidak bereaksi. Bokep rusia Lalu aku mulai memancingnya bercerita lebih jauh lagi tentang affair dirinya dengan atasannya di kantor. Aku mendorong kontolku lebih dalam, dan karena liang memeknya sudah begitu basah, amblas semua batangku menyeruak daging empuk, hangat dan lembab tersebut. Ku tatap belahan selangkangannya yang juga masih ditutupi celana yang senada dengan kemejanya. Aku ketahui dari ekor mataku yang meliriknya memperhatikan bacaan yang kubawa. Perlahan, dia mulai mengerang dan membuka mulutnya. Sebab selain takut akan resiko-resiko yang tak diinginkan, aku juga tidak suka hubungan yang didasari ‘jual beli’, tak ada romantisnya. Karena dengan duduk bersebelahan dengan wanita, pertama-tama aku merasa aman karena akan jauh dari rasa was-was terhadap kemungkinan menjadi korban copet.




















