kisah ini terjadi pd saat musim kemarau, dimana sumber mata air dan kali/sungai yg menjadi sumber kehidupan di desa kecil itu mulai kehilangan airnya. sementara parmin melihatnya sudah dgn mata yg mulai sayu karena mulai merasa enak si otong dikocok2 sendiri. XNXX sejenak kemudian mbak nur tersenyum kepada parmin dan si parmin membalas senyuman itu…
kemudian mbak nur mengangkat kakinya ke bibir bak mandi yg ada di kamar mandi tersebut…sambil berkata ” parmin…sini…turun…”
dan bagai kerbau dicocok hidungnya si parmin melompati tembok tersebut dan turun kedalam kamar mandi yg di pakai mbak nur mandi, sesampainya di dalam si parmin hanya melongo diam seribu bahasa hanya matanya yg menjelajahi tubuh mbak nur yg kini berdiri di hadapannya…tanpa sehelai benangpun ditubuhnya, dgn posisi satu kaki diatas bak mandi yg memperlihatkan lipatan kulit berwarna merah dibalik rimbunnya bulu2 halus diselangkangan mbak nur…dgn tubuh yg sama2 telanjang dan si otong yg tegak mengacung




















