Ternyata sama aja” katanya sambil tersenyum.Aku tersenyum sambil memegang tangannya, “aktivis kan juga manusia, emangnya kalau aktifis gak boleh nafsu?” tanyaku. Bokep viral terbaru Aku tidak terlalu akrabb dengan Vina karena sejak awal kuliah kami tidak pernah sekelas. Jariku yang mengocok klitorisnya mulai kugantikan dengan kepala kontoku. Aku bangkit, membuka file dan menayangkan film BF di monitor komputerku lantas kembali berbaring disampingnya. “numpang ke kamar mandi, ngelanjut yang tadi” katanya sambil tertawa. Kucium bibir itu, dia kembali menggigit lidahku. “kok dicabut sich?” protesnya. Aku bergerak naik, tidak hanya putingnya, hisapan dan gigitanku mulai naik ke dadanya, lantas pelan meuju lehernya. Aku mengangguk sambil tersenyum, kupeluk tubuhnya dan kubiarkan dia meletakkan kepalanya di dadaku. Dia mengangguk sambil terus mengetik. Dengan kontolku masih menancap dalam memeknya, kuremas-remas toketnya kembali. Tapi itu memang bagian dari strategiku, pelan kuturunkan pantatku hingga kepala kontolku di depan memeknya.










