“Oke, masuk ke ruangan itu dan buka pakaian lo, semuanya!”Dhea berjalan perlahan masuk ke ruangan sebelah, masih pusing akibat pukulan di kepalanya. Laki-laki dibelakangnya mendorong keras dan Dhea langsung menjerit kesakitan. Bokep montok Dhea sendiri mulai tersedak dan batuk, tapi laki-laki itu tanpa peduli mendorong penisnya masuk hingga tenggorokan. Kepalanya seakan-akan ingin pecah. Beberapa laki-laki yang lain berlutut di depan Dhea dan mengocok senjata mereka di muka Dhea. Ia meremas buah dada Dhea dan menyuruhnya untuk berkeliling dan mengulum penis setiap orang di ruangan itu. Satu dari laki-laki itu berlutut di depan wajahnya dan menyeringai ketika berkata ini adalah permulaan bagi diri Dhea. Laki-laki yang lain tertawa senang melihat liang anus Dhea membuka dipaksa dimasuki oleh penis yang besar itu. Satu persatu dari mereka bergantian mengusapkan penis mereka pada wajah, hidung serta bibir Dhea.










