“enak, aja, sengaja gue tutup cepet supaya gue bisa ngenalin lo ama peliharaan gue”. Lidahnya terasa benar-benar nikmat menjilati rongga bagian dalam vaginaku dan bahkan lidahnya sampai mentok di ujung vaginaku. Xnxx bokep Wawan pun muncul ketika Mbah Centeng memanggilnya dari laptopnya lagi. “silakan masuk Vina”. “mbah, kok sepi sih? “nah, selesai, gila bayinya udah gede kayak gini, cepet amat”. “bleess,,,mmhhhh”, desahku ketika penis Wawan yang tidak begitu besar menembus masuk ke lubang vaginaku. “mana mbah, sini saya liat”. Dan ternyata itu kertas itu berisikan alamat dukun yang pernah ditawarkan oleh Dewi. “hi girlz, sorry ya gue telat”. “yaudah, ntar malem kita dugem yuk”. “silakan aja,, saya bakal ngelayanin kalian berdua”, jawabku sambil terkesima dengan kesopanan mereka yang seperti seorang pria bangsawan.




















