Aku pun tidak peduli. Bokep tobrut Semua hutang-hutang kami dibayar lunas oleh Pak Kusrin pada hari itu juga. Tubuhku begitu rileks setelah puncak kenikmatan bersetubuh itu aku capai. “Shhhhhhh …. Memekku berdenyut-denyut.“AAAAAAAAAAH ……. Nikmat sekali …. Kecil kemungkinannya aku hamil,” jawabku. Sensasi yang aku rasakan ternyata jauh lebih nikmat sehingga tanpa sadar aku memohon Pak Kusrin untuk cepat-cepat memasukkan kontolnya ke memekku yang sudah basah oleh cairanku endiri dan liur Pak Kusrin. Pak Kusrin telah memberikan sensasi yang tidak pernah aku rasakan sebelumnya. Ayo … dong ….” Kataku memberi semnagat. Teruuuuuss ….” Ujar Pak Kusrin sambil menggapai buah dadaku dan meremasnya.Aku terus menggerakkan pantatku naik turun sehingga kotol Pak Kusrin bisa terus bergesekan dengan dinding-dinding dalam memekku. Ahhhhhh … Ahhhhhh ….. Karena kepalaku tertahn kedua tangan Pak Kusrin, aku terpaksa menelan peju yang keluar agar aku tetap bisa bernafas. Setelah sekitar sepuluh menit, kakiku terasa pegal.




















