Sesekali aku melirik ke atas melihat ekspresi wajah dia menikmati seponganku. Kuturunkan badanku perlahan-lahan dengan gerakan menggoda hingga berlutut di hadapannya. Bokep Dia berdiri diantara kedua belah pahaku dan membuka celananya, tangannya memegang penis itu dan mengarahkannya ke vaginaku. Lidah itu bergerak semakin liar menyapu dinding-dinding kemaluanku, yang paling enak adalah ketika ujung lidahnya beradu dengan klitorisku, duhh.. Berdasarkan pengalaman, sudah banyak cowok kelabakan dengan oral sex-ku, mereka biasa mengerang-ngerang tak karuan bila lidahku sudah beraksi pada penis mereka, Pak Qadar pun termasuk diantaranya. Aku sudah susah-susah belajar dan mengerjakan tugas untuk mata kuliah ini, juga nilai UTS-ku 8,8, tapi semuanya sia-sia hanya karena ceroboh sedikit, yang ada sekarang hanyalah jengkel dan sesal. “Dadamu bagus juga yah dik, kencang dan montok,” pujinya
dia lalu mendekatkan mulutnya ke arah payudaraku, sebuah jilatan menyapu telak putingku disusul dengan gigitan ringan menyebabkan benda itu mengeras dan tubuhku bergetar.





![Payudara Besar Kakak Ipar Yang Tak Terlindungi Bikin Tak Tahan, Langsung Kutembus! Meski Bingung, Tapi Kontol Besar Adik Ipar Terlalu Nikmat, “hari Ini Istimewa Ya” Sambil Tersenyum Melayani Dengan Sex Yang Rakus! Meski Sudah Klimaks Berkali-kali, Goyangan Deras Tak Berhenti! Ahh… Lebih Besar Daripada Kakamu… [bagian 3]](https://xnxxbokep.vip/wp-content/uploads/2025/12/f49b201c2bf717bc1bb0df631f7f34c5.25.jpg)














