Keterlaluan si Andi. Bokep tobrut Kurasakan selaput daranya robek diterjang kepala penisku. Nafasku memburu.“Dia masukkan jarinya ke sela celana dalammu dan mengorek kelentitmu?” Tiba-tiba dia menahan tanganku dengan tangannya dan melepaskan mulutnya dari mulutku yang melumat lagi.“Jangan Om”, katanya lirih. Aku menyesal telah memberi dia minuman ber-alkohol.Masih kebingungan dipungutnya tas sekolah yang tergeletak di depan sofa di ruang tamu lalu kutuntun dia ke garasi dari pintu dapur. Jangan khawatir Ermita. Sempurna.” Hirupan nafasku memang sudah panjang-pendek karena darah yang bergelora dan mengalir kencang. Gagal disana meluncur ke mulut gang dimana dia saya drop dua bulan yang lalu, mencari tempat berhenti dan merenung.“Om Rob nunggu siapa?” Aku mengenal suaranya. Aku hendak bertanya dia sekolah sebenarnya dimana, karena tak pernah kulihat dia di sana, tapi Rena sudah menarikku pergi, sehingga aku harus melambai ke dia.“Om, Mita kepingin dibikin mabuk lagi sama Om dan tidur lagi di kamar Om!” Kudengar dia




















