Kekasih hatinya itu menatap ke arah dirinya dengan senyum khas seorang gadis yaang sederhana.“Annisa?” ujarAndhika dlm hati, “Benarkah dia Annisa?”
Seperti berada di luar batas kesadaran, Andhika membelokkan mobilnya masuk pekarangan rumah tua itu.Kenapa dari tadi bengong saja di luar, Mas? Bokep montok .jdi siapa perempuan yang aku temui semalam, Pak?” tanya Andhika bergidik “Entahlah ujar warga saling pandang. Pukul 11.34 mata Andhika diserang rasa kantuk. Keadaan seperti itu tidak berubah sedikit pun, meski terakhir kali ía mengunjunginya beberapa tahun silam. Tetapi aku tidak tahu alamat mereka,” ujar Andhika dibakar rasa penasaran & rindu ingin bertemu dengan Annisa.Sesungguhnya, apa gerangan yaang membuat Andhika hingga sekarang masih tergila-gila kepada gadis itu ?? Kenapa kamu tidak memilih mereka saja sebagai pacarmu?” kata Annisa polos.Kepoloson itu pula yaang membuat Andhika semakin menyukai gadis itu.




















