Gadis Tionghoa Yang Menggoda

Terus terang hal terakhir yang kubutuhkan saat ini adalah berbicara dengannya. Aku sudah beres-beres ketika interkom itu berbunyi lagi. Bokep hd Mobil itu penuh dengan manusia. “What have you done you moron. Suasana yang hiruk-pikuk di sana bukan merupakan gangguan pada penatnya tubuhku yang bukan main, sehabis dicabik-cabik seharian oleh monster-monster kapitalis lapar itu.Memang sebagian orang menyangka hidupku enak, mungkin bukan sebagian, hampir setiap orang yang mengenalku lebih dari seminggu berpendapat demikian.Star TV di pojokan bar menampilkan balap sepeda yang tidak berujung pangkal. Bisa berkepanjangan kalau aku bicara dengannya. “Silahkan duduk Den.”
Aku duduk di ruang tamu. Felly lagi. Mereka punya hati. “Hanya sedikit over drive.”
“Elo sendirian?”
Kujawab dengan anggukan lemah.

Gadis Tionghoa Yang Menggoda