Aku hanya peduli dengan kedua belah paha mulus yang akan menjepit leherku, jari-jari tangan lentik yang akan menjambak rambutku, telapak tangan yang akan menekan bagian belakang kepalaku, aroma semerbak yang akan menerobos hidung dan memenuhi rongga dadaku, kelembutan dan kehangatan dua buah bibir kewanitaan yang menjepit lidahku, dan tetes-tetes birahi dari bibir kewanitaan yang harus kujilat berulang kali agar akhirnya dihadiahi segumpal lendir orgasme yang sudah sangat ingin kucucipi.Di kolong meja, Mbak Lia membuka kedua belah pahanya lebar-lebar. Bokep viral terbaru Bibirku terjepit dan tertekan di antara dubur dan bagian bawah vaginanya. Hadiah yang dapat menyejukkan kerongkonganku yang kering. “Kau pandai memanjakanku, Jhony. Matanya berbinar-binar seolah menaburkan sejuta pesona birahi. Tapi mungkin karena latar belakang pendidikanku tidak cukup mendukung, management memutuskan merekrutnya. Kecupan-kecupanku semakin lama semakin tinggi. Mbak Lia menggelinjang dan kembali mengangkat pinggulnya.




















