Aku mengerang nikmat, sambil tanganku membantu menyibakkan rambut Elis yang sedang sibuk menikmati kemaluanku. XNXX Kupancing-pancing mereka, agar aku yakin mereka bisa kuajak check-in nanti. Tiba-tiba seorang gadis menyapa.“Sialan lo.., gue udah nunggu lama tau..” sahut Elis pada sang gadis.Kulihat si gadis yang baru datang, dan mataku terkagum-kagum melihat penampilannya. Sambil merekam adegan, aku berejakulasi membasahi wajah manis kedua gadis ABG ini.Setelah beristirahat sejenak, aku memesan minuman. Kuperhatikan penampilan Elis, gadis manis ini. Kusodokkan penisku kembali ke dalam bagian tubuhnya yang paling vital, dan erangan Elis kembali terdengar ditimpali dengan suara derit ranjang.“Ihh..ihh..” desahnya saat kusetubuhi dia dari belakang. Coba cowokku segede ini..” kata Elis sambil mulai mengusap-usap kemaluanku.“Iya.Rahasianya apa sih mas ? Memang aku ingin secepatnya menyelesaikan proyek ini, mengingat nilainya yang cukup besar.





















