aaaagggghhhh… sa.. Bokep indo kamuuu.. Tatapannya seakan kosong hingga saat aku kembali dari lobby aku terkejut mendengar dia menangis, aku tidak menyangkan kalau ada cowok yang akan menangis bahkan ini bisa di katakan di tempat umum.Perlahan aku mendekatinya dan agak lama juga akhirnya aku tahu kalau dia bernama Ardi. ” Aku semakin binal dengan menekan agak keras tubuhnya sembari aku buka celananya ketika kontolnya menyeruak di depan wajahku yang dengan sengaja aku duduk di depannya, lalu aku kulum kontolnya dalam mulutku.Saat itu juga aku melihat Ardi semakin menngelinjang bahkan dia dengan kerasnya mengerang “OOoouuugggghhh… aaaagggghhh.. teruuuuuussss… saaaa.. aku pikir-pikir dulu..” Jawabku sekenanya, tapi akhirnya akupun menginap juga di rumah Ardi. oooouuuggghhhhh… aaaaggggghh… saaayyyyaaang… nikmaaaat… saaayaaang…. aku pikir-pikir dulu..” Jawabku sekenanya, tapi akhirnya akupun menginap juga di rumah Ardi.




















