Tapi itu tak mengurangi kenikmatan yg kuterima. Mataku hanya bisa menatap tajam kearah bawah perutnya itu. Bokep jepang “Udah kan…? “Lha…taruhan apa ?”,tanyaku. Aku mengamati dengan seksama. Nana yang saat itu tengah berdiri disamping kasurnya hanya tersenyum malu. “Terserah. Orang jelas gitu. Sambil kuminta menjilat2 bagian kepala penisku. “Ah…np jg malu. Dan dia mau melakukan denganku karena ternyata Nana mengagumiku. Besarnya sih lumayan,namun ga toge. Baru kali ini aku ngerasain.”,jawabnya. Makanya kebetulan ada Mas disini,kan jadi ada temennya.”,sahutnya. Dia pun tak mau kalah sepertinya. Memang masih terasa sempit. Aku menang 2x. Kok blm plg drtd ya ?”,tanyaku. “Yee…sukanya ngintip.”,ujarnya sambil membetulkan posisi duduknya. Aku menang 2x. Suatu hari,Pak Min datang kermh dan ngobrol denganku,krn saat itu bokap sedang keluar. Kulihat Nana mendesah dan terus menggeliat tiap klitorisnya kusapu dengan lidahku. Belum lagi ditambah baju ketat itu yang memperlihatkan belahan dadanya.




















