Uang kita bagai setumpuk kertas gurauan dengan angka nol berderet-deret.Pukul 2 lewat. Bokep arab “Hanya sedikit over drive.”
“Elo sendirian?”
Kujawab dengan anggukan lemah. Tidak ada niat sedikitpun untuk menindak lanjuti pembicaraan kami. “Ok Ricky, Biar bagaimanapun.. Setelah ia merapihkan celanaku, ia membereskan pakaiannya sendiri yang berantakan. Mobil itu penuh dengan manusia. Suasana yang hiruk-pikuk di sana bukan merupakan gangguan pada penatnya tubuhku yang bukan main, sehabis dicabik-cabik seharian oleh monster-monster kapitalis lapar itu.Memang sebagian orang menyangka hidupku enak, mungkin bukan sebagian, hampir setiap orang yang mengenalku lebih dari seminggu berpendapat demikian.Star TV di pojokan bar menampilkan balap sepeda yang tidak berujung pangkal. Kami mengobrol panjang lebar hingga tengah malam. “Hallo, Ricky, kamu kemaren kemana? Entah bagaimana ceritanya, kami ‘jadian’ lagi. Hari yang melelahkan. Kedua tangannya bertumpu di atas meja. Tidak sampai satu menit ia sudah masuk dan mengunci pintu ruanganku.




















