Seperti ingin tahu apa yang akan kulakukan selanjutnya. Mama diam saja, hanya elahan napasnya yang terdengar.Aku mulai menjilati bibir kemaluan yang seolah menantangku ini. Bokep tobrut Kalau ngocok sih pernah..mimpi bersetubuh sama Mama juga pernah, sampai paginya celanaku basah. Lebih dari sekadar tempat pelampiasan nafsuku. Tapi aku tak pernah curhat kepada siapa pun. Dan…suatu kenyataan mendebarkan kutemukan. Terasa sekali bedanya!Ton… Mama menoleh lagi ke arahku, Kamu kok lain dari biasanya?Aku tidak menjawab. Kuselinapkan tangan kananku ke dalam daster Mama di bagian dadanya. Padahal tadinya aku sudah siap untuk dimarahi sekalipun.Dan karena Mama tidak berontak, aku jadi merasa mendapat angin baik. Sambil memandangku dengan senyum manis. Maka ketika tangan kananku masih meremas buah dada kanan Mama, tangan kiriku mulai merayapi lutut Mama….merayap ke atas, ke pahanya yang terasa licin dan hangat. Aku masih menyimpan file dari sahabatku itu. Tangannya menyelinap ke balik celana trainingku.




















