Hari ini kan hari bahagia kalian, jd biar tambah indah malam ini bagi kalian minumlah ini, teh lilis td yg buat” kata ibu mertuaku sambil menyodorkan minuman kepada aku dan istriku. “Punten Dik Aceng, Fani, cape ya? Bokep jilbab Tetapi yang menonjol ya Payudaranya yg besar 36c yg mana setiap lelaki yg memandang pasti menelan ludah, menjadi alasan kenapa aku menyuntingnya.Resepsi pernikahanku terbilang sederhana, hanya digelar di pelataran rumah ibu dari istriku di sebuah desa di kabupaten Garut. Sambil kontolku dilahap memek kakak iparku, ku coba masukkan jari telunjukku ke lubang pantatnya pelan2, kuputar putar telunjukku di lubang itu, terasa hangat tanpa memikirkan jijik. Aku pun begitu bersemangat, ku pacu dengan kecepatan tinggi. “Emmm… Anu.. “Iya teh” jawabku.Akhirnya kami pun berkumpul di ruang tengah, disana telah menunggu Ibu mertuaku yg usianya kira-kira 61 tahun dan teh lilis, kakak perempuan istriku yang berusia 8 tahun diatas istriku, serta anaknya




















